7 Makanan Pantangan Diabetes Yang Patut Anda Dihindari!

  • 5 min read
  • Jul 30, 2020
Makanan Pantangan Diabetes

Diperbaharui pada: March 23rd, 2021 pukul 06:53 pm

Salah satu hal penting yang wajib dilakukan oleh para pasien penderita gula darah tinggi alias diabetes adalah stop mengonsumsi Makanan Pantangan Diabetes. Pasalnya, memang ada berbagai jenis makanan yang bisa memicu lonjakan kadar gula darah, yang pastinya perlu dihindari oleh pasien dengan kondisi penyakit yang satu ini.

Mengonsumsi makanan yang aman bagi pasien diabetes dan menjauhi makanan yang jadi pantangan juga bisa jadi cara alami menurunkan diabetes. Pasalnya, dengan begitu pasien pun bisa mengontrol kadar gula darahnya sehingga dapat hidup sehat sampai tua sekalipun. Terlebih, dampak yang merupakan akibat gula darah naik dan tidak terkontrol bisa berujung pada komplikasi yang lebih parah, hingga kematian.

Kalau begitu, apa saja ya makanan yang dilarang untuk penderita diabetes? Secara garis besar, kelompok makanan yang wajib dihindari adalah makanan tinggi kalori yang berasal dari karbohidrat dan gula sederhana, alias makanan dengan indeks glikemik tinggi. Pasalnya, jenis makanan yang demikian mampu diolah dengan sangat mudah oleh tubuh menjadi glukosa, yang mengakibatkan lonjakan kadar gula darah.

Untuk lebih jelasnya, simak daftar Makanan Pantangan Diabetes berikut ini, yuk!

Pantangan Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Diabetes

Menghindari pantangan makanan bagi penderita diabetes tentunya membuat penderita terhidar dari resiko komplikasi yang berbahaya. Nah, apa saja sih pantangan yang harus dihindari? Dibawah ini adalah beberapa jenis makanan pantangan diabetes yang kami kutip dari laman hellosehat.com.

1. Nasi Putih dan Makanan Berbahan Dasar Tepung Terigu

Nasi Putih Termasuk Makanan Pantangan Diabetes
Nasi Putih | (Sumber: freepik.com)

Mungkin ini agak terdengar membingungkan. Sebab kita orang Indonesia menggunakan nasi sebagai makanan pokok. Namun untuk menghindari resiko yang lebih parah, sebaiknya kurangi porsi nasi putih ganti dengan sumber karbohidrat lainnya.

Nasi putih merupakan sumber utama dari karbohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana pada nasi putih merupakan karbohidrat yang paling cepat dicerna dan diserap tubuh untuk diolah menjadi glukosa atau gula darah. Ini tentunya akan sangat berbahaya jika penderita diabetes mengonsumsi nasi putih secara terus menerus dan dalam jumlah yang banyak.

Di samping nasi putih, makanan yang terbuat dari tepung terigu seperti roti dan pasta wajib dihindari karena merupakan makanan sumber karbohidrat sederhana. Jenis karbohidrat yang satu ini paling gampang dicerna dan diserap tubuh untuk kemudian diolah jadi gula darah alias glukosa.

Bagi Anda penderita diabetes, konsumsi makanan sumber karbohidrat sederhana bisa dipangkas hingga porsinya menjadi jauh lebih sedikit. Atau, Anda bisa ganti dengan makanan lain yang termasuk ke dalam kategori sumber karbohidrat kompleks seperti beras merah sebagai alternatif beras untuk penderita diabetes, ubi jalar, jagung, roti gandum, dan pasta gandum.

SEDANG POPULER!

2. Makanan Tinggi Lemak Trans

Makanan lainnya yang jadi pantangan bagi penderita diabetes adalah makanan dengan kandungan lemak trans. Jenis makanan yang satu ini sangat mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, karena lemak trans terkandung di dalam gorengan. Selain itu, lemak trans juga ditemukan di dalam kentang goreng, snack keripik kentang kemasan, selai, margarin, serta makanan yang diawetkan.

Gorengan
Bakwan / (Sumber: dapurkobe.co.id)

Lemak trans memang tidak langsung mengakibatkan lonjakan gula darah. Meski demikian, lemak trans bisa menyebabkan resistansi insulin serta sindrom metabolik, yang sering jadi penyebab diabetes dan pemicu baik gejala awal diabetes pada pria maupun gejala awal diabetes pada wanita. Apalagi, makanan tinggi lemak trans pun bisa meningkatkan risiko terjadinya kerusakan pembuluh darah, menurunkan kadar HDL alias kolesterol baik, serta menghindari risiko komplikasi penyakit kadriovaskuler yang disebabkan oleh diabetes.

3. Minuman Manis (sirup, minuman soda, dll)

Minuman Soda
Minuman Soda | (Sumber: freepik.com)

Tak perlu diragukan lagi bahwa minuman manis memiliki kandungan gula tinggi, yang jelas wajib dihindari oleh para pasien penderita diabetes. Terutama minuman manis yang diberi tambahan gula – alami maupun buatan. Contohnya minuman bersoda, kopi kemasan siap minum, teh manis, dan sirup. Bahkan, minuman kemasan yang punya imej sehat juga perlu diwaspadai, seperti susu kotak dan jus kemasan.

Pasalnya, minuman-minuman manis, terutama minuman kemasan, diproduksi pabrik dengan tambahan gula maupun pemanis buatan sebagai pengawet dan penambah citarasa. Hanya saja, tentu tambahan gula tersebut malah bisa memicu lonjakan gula darah, apalagi dalam jumlah yang berlebih, kan?

Apabila Anda sedang berbelanja, pastikan Anda cek label minuman untuk melihat berapa kandungan gula pada masing-masing kemasannya. Di samping itu, ketahui bahwa gula pun hadir dengan nama yang berbeda, seperti sukrosa, sirup mapel, sirup agave, dekstrosa, sirup malt, sirup jagung tinggi fruktosa, maltose, sirup malt, dan galaktosa. Artinya, jika label minuman tidak mencantumkan “gula”, pastikan dulu apakah ada nama lain gula yang tercantum pada label.

4. Buah Yang Dikeringkan

Buah Kering
Buah Kering | (Sumber: freepik.com)

Pada dasarnya, buah merupakan makanan sehat yang wajib dikonsumsi semua orang, termasuk Anda yang menderita diabetes. Bahkan, buah dapat Anda tambahkan ke dalam menu sehat untuk diabetes sebagai camilan sehat. Akan tetapi, lain halnya dengan buah kering, yang justru jadi pantangan bagi penderita penyakit ini.

Mengapa? Karena buah kering diolah dan diproses agar sebagian besar kandungan airnya hilang, sehingga hanya kandungan gula alami saja yang tertinggal. Sayangnya, selama proses pengeringan, justru banyak kandungan gizi, vitamin, dan mineral alami di dalam buah yang ikut hilang. Belum lagi, produsen buah kering bisa jadi menambahkan lebih banyak gula dengan tujuan untuk mengawetkan buah serta menambah cita rasa. Padahal, buah alami saja sudah mengandung gula alami, namun dengan jumlah yang lebih rendah sehingga aman untuk penderita diabetes.

5. Kopi Dengan Tambahan Whipped Cream

Whipped Cream
Kopi dan Whipped Cream | (Sumber: freepik.com)

Bagi Anda yang tidak tahan dengan pahitnya kopi, Anda bisa pilih jenis minuman kopi lainnya dengan tambahan whipped cream, krimer, susu, atau sirup untuk mengurangi rasa pahitnya. Dan untuk kopi kemasan alias kopi sachet, di dalamnya ada tambahan krimer dan gula pasir.

Padahal, tambahan sirup seperti sirup karamel, hazelnut, atau vanila, serta whipped cream, krimer, dan gula pasir justru menambah kadar gula ke dalam kopi. Sementara itu, kopi hitam biasa tanpa pemanis apapun malah lebih aman bagi penderita diabetes.

Hanya saja, jika Anda tidak ingin melepaskan kebiasaan ngopi, pastikan Anda mengatur pola makan diabetes melitus dengan membatasi konsumsi kopi, ya! Sebab, kafein di dalam kopi juga dapat memengaruhi kadar gula darah Anda.

6. Saus Botolan

Saus Botolan
Saus Botolan | (Sumber: freepik.com)

Sadarkah Anda kalau sebenarnya saus tomat juga termasuk ke dalam daftar makanan yang jadi pantangan penderita diabetes? Karena berdasarkan laporan dari USDA, dua sendok saus tomat saja sudah mengandung 16 gram gula. Sedikit, ya? Tapi, tentu Anda mengonsumsi saus tomat bersama dengan makanan lain, kan? Contohnya kentang goreng dan nasi goreng. Pada akhirnya, jumlah gula total yang Anda asup juga jauh lebih tinggi.

Untungnya, Anda bisa mengantisipasinya dengan membuat sendiri saus tomat di rumah dengan menggunakan bahan-bahan terpilih, serta membatasi jumlah gula yang digunakan. Dengan begitu, Anda pun masih tetap bisa mengonsumsi saus tomat favorit, tapi tentunya dengan kadar gula yang lebih aman serta bahan-bahan yang lebih terjamin, termasuk dari segi kebersihannya.

7. Susu dan Madu

Susu dan Madu
Susu dan Madu | (Sumber: freepik.com)

Makanan pantangan diabetes yang selanjutnya yakni produk susu. Susu full cream, es krim, yoghurt, dan keju adalah contoh produk susu yang juga harus dihindari agar kadar gula darah tidak kembali naik. Sebagai pengganti, kita dapat mengonsumsi susu skim ataupun yoghurt rendah lemak dan keju rendah lemak.

Madu juga harus dihindari sebab penelitian di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) menunjukkan bahwa mengonsumsi madu dapat meningkatkan kadar insulin dan gula darah. Total karbohidrat yang terdapat pada madu bahkan bisa jauh lebih tinggi ketimbang gula pasir. Misalnya saja, satu sendok makan gula putih memiliki 12,6 gr glukosa, namun ternyata kadar glukosa madu sebesar 17 gr, sirup agave sebesar 16 gr, dan sirup maple sebesar 13 gr.

Kesimpulan Tentang Makanan Pantangan Diabetes

Sejatinya, diabetes merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Jadi, begitu Anda didiagnosis dengan penyakit ini, yang dapat Anda segera lakukan agar kondisi Anda tidak menurunkan kualitas hidup adalah dengan mengontrol kadar gula darah lewat gaya hidup dan pola makan sehat. Dan karena itu pula, menjaga pola makan yang sehat bisa jadi cara menghindari penyakit diabetes yang efektif. Ditambah lagi, pastikan Anda juga mengatur jadwal makan penderita diabetes.

Itulah beberapa makanan pantangan diabetes yang harus dihindari. Selain menghindari makanan pantangan, menjaga pola hidup yang sehat juga sangat diperlukan agar gula darah tatap terjaga. Selain itu mengonsumsi obat herbal diabetes juga bisa dilakukan untuk membantu menjaga kestabilan kadar gula darah tersebut. Berikut adalah beberapa rekomendasi obat diabetes dari kami.

  1. Herbal Glucoactive
  2. Gluconormix
  3. Fitabets

Nah, obat diabetes alami juga sangat direkomendasikan sebab lebih efektif dan lebih aman ketimbang obat-obat yang mengandung bahan kimia. Silahkan baca disini.

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Langganan Artikel Terbaru Kami ✅

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan posting baru melalui email.