jamu penurun darah tinggi

Jamu Penurun Darah Tinggi: Bisa Dibuat Di Rumah!

Hallo para pembaca setia tanamanobat.id, kali ini saya akan membagikan beberapa resep jamu penurun tinggi yang bisa anda coba dan buktikan khasiatnya. Adapun resep jamu yang akan saya berikan yakni jamu dari daun semanggi gunung, jamu dari akar pule pandak dan jamu dari tumbuhan meniran.

Walaupun tidak bisa disembuhkan, namun anda yang menderita tekanan darah tinggi masih bisa menjalankan hidup sebaik mungkin. Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi jamu penurun darah tinggi.

Gejala Umum Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi pada sebagian besar penderita memang tidak menimbulkan gejala. Namun ada juga beberapa gejala yang terjadi secara bersamaan dipercaya berkaitan dengan hipertensi (padahal sesungguhnya tidak).

Nah, gejala yang dimaksud ini adalah pusing, wajah kemerahan, sakit kepala, kelelahan, dan pendarahan dari hidung. Padahal beberapa gejala ini bisa saja terjadi baik kepada penderita tekanan darah tinggi maupun untuk mereka yang memiliki tekanan darah normal.

Ketika hipertensinya menahun atau berat dan tidak diobati, maka bisa munculnya gejala kelelahan, mual, sakit kepala, muntah, gelisah, sesak napas, hingga pandangan akan menjadi kabur karena kerusakan yang terjadi pada mata, jantung, ginjal, dan otak. Untuk itu anda harus mengonsumi obat hipertensi seperti CardionorminTensilabCardiovaxNaturatensiNormalife. Atau anda juga bisa menggunakan berbagai resep jamu penurun darah tinggi berikut ini.

minum jamu
Minum jamu tradisional

Resep Jamu Alami Penurun Darah Tinggi

Pada dasarnya gaya hidup adalah cara paling penting untuk mengobati serta mengatasi tekanan darah tinggi. Yang pasti mengontrol tekanan darah adalah komitmen seumur hidup. Untuk itu, buatlah janji agar anda bisa melakukannya mulai dari sekarang.

Selain itu, anda juga bisa mengonsumsi jamu alami dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Untuk itu, langsung saja berbagai resep jamu penurun darah tinggi yang bisa anda buktikan khasiatnya.

Jamu dari daun semanggi gunung

Anda perlu menyiapkan daun semanggi gunung yang masih segar 10 hingga 15 gram. Kemudian cuci sampai bersih dan rebuslah daun semanggi gunung dengan 3 gelas air hingga air tersisa setengahnya.

Setelah dingin, maka saring air rebusan tersebut, kemudian bagilah menjadi 2 bagian agar anda bisa dua kali meminumnya. Nah, minumlah jamu ini dua kali sehari, setiap pagi dan di sore hari.

Jamu dari akar pule pandak

Siapkan akar pule pandak sebanyak 50 gram. Kemudian cuci sampai bersih dan potonglah tipis-tipis. Lalu rebus dengan 3 gelas air. Rebuslah hingga air tersisa 1 gelas, dan setelah dingin anda bisa mengonsumsinya 2 kali sehari, pagi dan di sore hari.

Jamu dari tumbuhan meniran

Ambil tumbuhan meniran (seluruh bagian tanaman) yang masih segar sebanyak 30 hingga 60 gram. Kemudian cucilah sampai bersih, dan tumbuk hingga benar-benar halus. Lalu tambahkan ½ gelas air matang, dan kemudian di saring. Anda bisa meminum jamu ini sekaligus, yaitu 2 atau 3 kali sehari.

Mengonsumi jamu tradisional sebagai obat hipertensi alami tentu saja akan memberikan dampak baik bagi kesehatan. Tidak hanya menormalkan darah tinggi saja, bahan alami yang terkandung pada jamu tradisional juga dapat meningkatkan kualitas hidup.

Oleh karenanya tidak ada salahnya mencoba jamu tradisional yang bisa anda buat sendiri di rumah. Selain itu anda juga harus memperhatikan makanan yang baik untuk penurun tensi serta makanan pantangan agar kondisi tekanan darah tetap terjaga.

Demikianlah berbagai pembahasan yang perlu anda ketahui tentang berbaagi resep jamu penurun darah tinggi. Semoga bermanfaat.

Nah, sekarang saya ingin mendengar pendapat anda mengenai artikel yang saya bagikan ini.

Apakah anda sudah pernah mencoba salah satu jamu penurun tensi tersebut dan bagaimana hasilnya?

Atau, adakah jenis jamu lain yang anda ketahui yang juga berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah tinggi?

Silahkan berikan pendapat anda melalui kolom komentar dibawah ini!

Langganan Artikel Terbaru Kami ✅

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan posting baru melalui email.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *