hipertensi

Hipertensi Si Pembunuh Bisu, Memakan Jutaan Nyawa Setiap Tahun

Serangan jantung dan stroke adalah penyebab kematian terbanyak di seluruh dunia. Sementara pemicu utama serangan jantung dan stroke adalah Hipertensi yang dikenal dengan julukan “Pembunuh bisu”. 7 dari 10 orang meninggal dunia dikarenakan penyumbatan pembuluh darah. Alasan untuk akhir yang mengerikan adalah tetap sama yakni tekanan meningkat karena hipertensi.

Bukan rahasia bagi siapa pun bahwa penyakit kardiovaskular adalah pemimpin dunia di antara penyakit dengan jumlah nyawa yang mereka ambil. Penyakit jantung dan stroke merupakan dua penyakit kardiovaskuler yang paling banyak dikenal. Tentu saja, penyakit lain juga memberikan tekanan pada tubuh, tetapi hipertensi dan tekanan yang disebabkan olehnya yang bertindak sebagai pemicu yang mengirim seseorang ke dunia berikutnya.

Hampir 1 milyar orang diseluruh dunia mengalami tekanan darah tinggi. Bahkan pada tahun 2020 ini, 1,56 miliar orang dewasa sudah hidup dengan hipertensi. Hipertensi membunuh hampir 8 miliyar orang setiap tahun di dunia dan hampir 1,5 juta orang setiap tahunnya di kawasan Asia Timur-Selatan. Sekitar sepertiga dari orang dewasa di Asia Timur-Selatan menderita hipertensi (WHO, 2015).

Berdasarkan data WHO, sekitar 77-78% kematian diseluruh dunia penyebabnya hanyalah hipertensi. Penyakit jantung dan stroke adalah pembunuh terbesar di dunia karena tercatat bertanggung jawab atas kematian 15,2 juta jiwa pada 2016. Penyakit ini diketahui juga menjadi penyebab utama kematian secara global dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara di Indonesia berdasarkan Kemenkes RI, 2014, hipertensi merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi yang tinggi yaitu sebesar 25,8%. Prevalensi tertinggi di Bangka Belitung (30,9%), diikuti Kalimantan Selatan (30,8%), Kalimantan Timur (29,6%), Jawa Barat (29,4%), dan Gorontalo (29,4%).

Prevalensi hipertensi di Provinsi Sumatera Barat menunjukkan sudah mencapai sebesar 22,6%. Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat tahun 2014 hipertensi merupakan 5 penyakit terbanyak yang di derita oleh masyarakat dengan jumlah penderita 84.345 orang.

Lantas Apakah Ada Solusi Untuk Mencegah Serangan Jantung dan Stroke?

Tentu saja selalu ada solusi untuk segala jenis penyakit. Khusus untuk hipertensi yang menjadi pemicu utama serangan jantung dan stroke, kita perlu memahami bahwa kita harus meninggalkan begitu banyak kebiasaan buruk, terutama dari merokok dan alkohol. Sebab kedua kebiasaan buruk ini hanya akan memperburuk tekanan darah.

Selain itu mengonsumsi ramuan herbal yang sudah terbukti dapat menormalkan tekanan darah juga bisa dilakukan. Beberapa jenis tanaman herbal yang bisa dimanfaatkan sebagai obat anti-hipertensi adalah Buah Pare, Bawang Putih, Kayu Manis dan masih banyak lagi. [Silahkan baca: Obat Hipertensi Alami Dari Tanaman Disekitar Kita].

Solusi selanjutnya yakni mengonsumsi obat hipertensi yang sudah teruji dan terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Salah satu obat yang saya rekomendasikan disini adalah Naturatensi yang sudah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi TR143376821.

Naturatensi dipercaya dapat menghilangkan 5 penyebab utama hipertensi dimana memiliki komposisi ekstrak tanaman herbal. Salah satu jenis tanaman yang terkandung di dalam obat ini adalah buah pare. Kandungan asam amino pada pare yang sering disebut sebagai citruline dapat menstabilkan tekanan darah tinggi.

Langganan Artikel Terbaru Kami ✅

Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan posting baru melalui email.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *